← Kembali
Ruang Baca
🌙 Aa 🔖
Terakhir baca di paragraf 0
Editorial / Cerita Rei

Hujan yang Membangunkan Kota

Diterbitkan pada: 13 Agustus 2026
✦

data-path-to-node="3"Jakarta tahun 2035 adalah sebuah monumen keheningan yang megah. Tidak ada lagi suara isak tangis di kamar kos saat tengah malam, tidak ada teriakan frustrasi di tengah kemacetan, dan tidak ada penderitaan akibat patah hati. Angka depresi menyentuh nol persen, produktivitas korporat berada di titik tertinggi sepanjang sejarah, dan kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Senayan telah disulap menjadi Zona Bebas Emosi—sebuah kompleks steril berlantai pualam putih mengilap di mana jutaan manusia lalu lalang seperti komponen mesin yang presisi.

data-path-to-node="4"Semua keajaiban palsu ini lahir dari dekret pemerintah yang mewajibkan penggunaan NeuroBand—sebuah lingkar logam tipis berwarna perak yang menempel di belakang telinga kanan. Setiap pukul 00.00 tepat, NeuroBand melepaskan gelombang frekuensi mikro yang secara otomatis melakukan factory reset terhadap memori emosional harian demi "kesehatan mental kolektif".

data-path-to-node="5"Namun, sepuluh kilometer dari pualam dingin GBK, di sebuah unit sempit apartemen tua Bendungan Hilir (Benhil) yang berbau tanah lembap, timah, dan oli mesin, Eli (20) hidup di antara tumpukan kabel dan komputasi ilegal.

data-path-to-node="6"Di siang hari, Eli adalah warga negara yang patuh dan datar. Namun di malam hari, dia adalah seorang kolektor memori. Menggunakan perangkat dekoder rakitan, Eli mati-matian menyimpan backup ingatan emosional milik orang-orang yang menolak untuk lupa. Eli merawat rasa sakit, luka, dendam, dan rindu warga Jakarta yang tersisa di dalam hard drive usang berdebu.

data-path-to-node="7"Lawan mainnya adalah Sari (23). Di dunia lama sebelum dekret, Sari adalah seorang penyair muda yang karya-karyanya bertengger di toko buku independen Blok M. Sekarang, dia bekerja sebagai Emotional Content Moderator di gedung pusat penghapus memori. Tugas harian Sari adalah memeriksa sisa-sisa emosi manusia sebelum dilenyapkan secara permanen oleh sistem.

Kasih rating cerita ini
★ ★ ★ ★ ★
💬 Komentar (0)
Memuat komentar...
Kamu sudah membaca 0% cerita ini
Cover Sampul